SD Islam Al-Azhar 6 Jakapermai

Aplikasi yang bisa diakses online 24 jam full oleh orang tua, siswa, guru & tata usaha.

Sejarah

Bermula dari sebuah Majelis Taklim

Pada awal tahun 1970-an, Bekasi mulai berkembang sebagai daerah penyangga Ibukota. Dengan semakin bertambahnya pendatang dari seluruh penjuru tanah air ke wilayah Ibukota, menyebabkan kebutuhan akan perumahan semakin meningkat. Sejalan dengan perkembangan tersebut, di sebuah perkampungan yang terletak di ujung Kalimalang dibukalah perumahan baru dengan nama Jakapermai dengan mengambil nama depan dari Kelurahan Jakasampurna. 

Sampai dengan pertengahan tahun 1970-an, perumahan yang dirancang untuk sekitar 2000 unit rumah dengan luas wilayah sekitar 125 Ha, ternyata penghuninya masih sangat sedikit, belum sampai 30-an keluarga.

Dengan rasa kepedulian yang tinggi untuk selalu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah swt, maka pada suatu malam tepatnya tanggal 14 September 1979, mereka berkumpul dan sepakat untuk membentuk majelis taklim yang bernama Majelis Taklim Al-Muhajirien. Kemudian pada tanggal 14 September 1982 ditingkatkan menjadi Yayasan Pendidikan Islam Al-Muhajirien Jakapermai, dan pada tanggal 15 Januari 2002 berubah menjadi Yayasan Waqaf Al-Muhajirien Jakapermai. Perubahan nama ini dimaksudkan untuk memberi penegasan bahwa semua kekayaan yayasan, baik berupa tanah maupun bangunan merupakan “waqaf” yang tidak dapat dijual, dijaminkan, atau digunakan untuk mendapatkan kredit dari pihak bank atau pihak lainnya.

  

Kantor Yayasan Waqaf Al-Muhajirien Jakapermai

 

Kerjasama dengan YPI Al-Azhar 

Salah satu usaha yang dilakukan sejak awal berdirinya yayasan adalah menyelenggarakan lembaga pendidikan formal atau sekolah Islam yang berkualitas. Untuk mewujudkan cita-cita tersebut maka pada tanggal 25 Rajab 1406 yang bertepatan dengan 5 April 1986, yayasan melakukan kerjasama dengan Yayasan Pesantren Islam Al-Azhar Kebayoran Baru Jakarta. YPI Al-Azhar itu sendiri telah berdiri sejak tanggal 7 April 1952. 

Bentuk kerjasama yang dilakukan adalah penyelenggaraan pendidikan dengan ketentuan, Yayasan Pesantren Islam bertanggung jawab pada bidang teknis edukatif (kurikulum dan tenaga pengajar), sedangkan Yayasan Waqaf Al-Muhajirien Jakapermai bertanggung jawab pada bidang sarana dan prasarana pendidikan.

 

SD Islam Al-Azhar 6 Jakapermai Berdiri

Salah satu alasan Yayasan Waqaf Al-Muhajirien Jakapermai membuka SD Islam Al-Azhar di Jakapermai, karena melihat keadaan sekitar yang memprihatinkan, yakni tidak adanya sekolah Islam yang bermutu. Padahal jumlah anak usia sekolah di Bekasi terus bertambah seiring dengan bertambahnya penduduk dan kawasan pemukiman baru. 

Sebelum dilakukan kerjasama dengan YPI Al-Azhar, yayasan telah membangun sebuah Mushalla dan tiga lokal bangunan untuk TK dan SD serta satu lokal untuk kantor  dan dilengkapi dengan 5 kamar kecil dan halaman bermain.

Pada tanggal 14 Juli 1986 bertepatan dengan datangnya tahun ajaran baru 1986-1987 maka dibukalah TK Islam Al-Azhar 8 Jakapermai dan SD Islam Al-Azhar 6 Jakapermai dengan jumlah siswa 68 untuk TK dan 84 untuk SD. Dan alhamdulillah, sambutan masyarakat sangat menggembirakan, apalagi setelah melihat prestasi yang diraihnya baik dibidang akademis maupun nonakademis.

Beriringan dengan kegiatan KBM, yayasan juga melakukan kegiatan pembangunan gedung khusus untuk SD Islam Al-Azhar 6 Jakapermai. Dan alhamdulillah pembangunan gedung tahap pertama rampung sebelum tahun ajaran baru dimulai. Setelah selesai pembangunan gedung, maka pada tahun kedua yaitu tahun pelajaran 1987-1988 kegiatan belajar mengajar sudah dialihkan ke gedung baru yang beralamat di Jl. Cendana VI No. 16 Jakapermai Bekasi Barat.

 

Kepala Sekolah SD Islam Al-Azhar 6 Jakapermai